Photos Gallery

yiyi, mommy, nyunyu rodma ucit's bday philo art space berenang dma,djaduk,tegoeh anjas,dma maya,virny,dma eka di "kafe betawi":) djenar-yiyi Mereka Bilang, Saya Monyet (Behind the Scene) 7 Mereka Bilang, Saya Monyet (Behind the Scene) 6
View more photos >
 

Demokratisasi Selera Monyet Djenar

Apr 16

Oleh Totot Indrarto

[...] Mulai 3 Januari lalu Blitz menayangkan film cerita digital Indonesia pertama. Yakni, film Mereka Bilang, Saya Monyet! (MBSM!) karya sutradara pendatang baru, Djenar Maesa Ayu, yang sebelumnya dikenal sebagai penulis cerpen dan novel. Diproduksi dengan biaya Rp 620 juta, film yang diangkat dari dua cerpen Djenar ini dalam banyak hal berbeda dengan film-film komersial yang dibuat untuk melayani selera penonton.

MBSM! menarik, meski masih banyak kelemahan teknis di sana-sini, karena Djenar sudah menunjukkan tiga hal penting yang sering diabaikan oleh kebanyakan pembuat film kita. Pertama, ia berhasil membuat cerita yang sederhana namun berisi. Membuat film sejatinya adalah berbagi gagasan, sesederhana apapun. Bisa pikiran, bisa perasaan. Artinya, bercerita bukanlah tujuan, melainkan sekadar cara.

Selengkapnya baca di pakde.com

Post a comment