<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Djenar Maesa Ayu &#187; Cerpen</title>
	<atom:link href="http://djenar.com/category/cerpen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://djenar.com</link>
	<description>I Believe In Love Without Proof</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Apr 2012 13:23:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Di Tangan Borjuis Kelontong, Film Hanya Barang Dagangan</title>
		<link>http://djenar.com/di-tangan-borjuis-kelontong-film-hanya-barang-dagangan-360.php</link>
		<comments>http://djenar.com/di-tangan-borjuis-kelontong-film-hanya-barang-dagangan-360.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 13:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Esei]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Drs. Sjuman Djaya Kalau kita coba menilai film dalam hubungan dengan kultur pop yang kini berkembang di Indonesia, maka jelas dia merupakan media massa. Lantas kita bertanya mengenai fungsi film ini; mau kemana perkembangan film Indonesia? Ini sebuah pertanyaan lama. Festival-festival film telah mengemukakan pertanyaan serupa yang dianggap kontroversi. Pertanyaan ini saja sudah menunjukkan kegelisahan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/di-tangan-borjuis-kelontong-film-hanya-barang-dagangan-360.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tickling Twitter</title>
		<link>http://djenar.com/tickling-twitter-344.php</link>
		<comments>http://djenar.com/tickling-twitter-344.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 16:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[The Jakarta Post &#124; Sun, 02/12/2012 1:56 PM Noted writer Djenar Maesa Ayu comes up with another short story collection, T(w)itit!, based on her own Twitter posts. The launch of the anthology came as a surprise for readers and fans expecting her second novel Ranjang (Bed), which has been halted for about four years due [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/tickling-twitter-344.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>T(w)ITIT, Bukan Sekadar Buku Kumpulan Tweet</title>
		<link>http://djenar.com/twitit-bukan-sekadar-buku-kumpulan-tweet-340.php</link>
		<comments>http://djenar.com/twitit-bukan-sekadar-buku-kumpulan-tweet-340.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 18:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Esei]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[KAMIS, 12 JANUARI 2012 JAKARTA, PedomanNEWS.com - Dengan jumlah follower lebih dari 62.000, @djenarmaesaayu adalah salah satu akun terbesar dan terpopuler di Indonesia. Pemiliknya siapa lagi kalau bukan Djenar Maesa Ayu, penulis perempuan muda Indonesia. Dari akun inilah terpilih sebelas tweet Djenar yang kemudian dikembangkan menjadi cerita pendek. ‘Kehilangan adalah proses awal menemukan’, ‘Hidup bukan untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/twitit-bukan-sekadar-buku-kumpulan-tweet-340.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;ORGY&#8221; YANG SUNYI</title>
		<link>http://djenar.com/orgy-yang-sunyi-321.php</link>
		<comments>http://djenar.com/orgy-yang-sunyi-321.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 06:38:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Esei]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Ibnu Rizal Harian Kompas Minggu 1 Mei 2011 Kesepian, kehampaan, cinta yang bertepuk sebelah tangan, pengkhianatan, perselingkuhan, hubungan cinta yang berada di ambang keraguan, dan berbagai perasaan murung yang menimpa anak manusia melatari fragmen cerita. Relasi antartokoh pun menjadi sesuatu yang rapuh dan muram. Tema di atas diperkuat dengan hadirnya kafe sebagai latar spesial [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/orgy-yang-sunyi-321.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CAT HITAM BERJARI ENAM</title>
		<link>http://djenar.com/cat-hitam-berjari-enam-308.php</link>
		<comments>http://djenar.com/cat-hitam-berjari-enam-308.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2011 03:02:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[DJENAR MAESA AYU &#38; ENRICO SOEKARNO Di kepalanya ada setan. Yang dengan tiba-tiba menggerakkan tangan. Membuatnya meraih cat minyak warna hitam. Lalu ke atas kanvas dia torehkan. Tapi mendadak dia terpaku diam. Bingung. Bertanya dalam hati, apakah benar bahwa tidak ada aturan dan segalanya dibolehkan? Tangannya semakin bergerak di atas kanvas. Menyalurkan apa yang tersirat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/cat-hitam-berjari-enam-308.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IMAJI YANG MEMUDAR (SEKELEBAT INGATAN TENTANG BUNG SJUMAN DJAYA)</title>
		<link>http://djenar.com/imaji-yang-memudar-sekelebat-ingatan-tentang-bung-sjuman-djaya-49.php</link>
		<comments>http://djenar.com/imaji-yang-memudar-sekelebat-ingatan-tentang-bung-sjuman-djaya-49.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 15:14:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Esei]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin, saya tidak lebih layak untuk mempresentasikan Sjuman Djaya yang akrab saya panggil Bung, baik dari sudut pandang Sinematografi bahkan sebagai anak, dibanding kedua anak Bung Sjuman yang lain dari hasil pernikahan pertamanya dengan Farida Oetoyo, Arya Yudistira Sjuman dan Sri Aksana Sjuman. Kenapa? Pertama, saya penikmat. Bukan pengamat. Kedua, dibanding kedua kakak saya, kualitas [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/imaji-yang-memudar-sekelebat-ingatan-tentang-bung-sjuman-djaya-49.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>secuplik bab dari novel mendatang, &#8220;RANJANG&#8221; .</title>
		<link>http://djenar.com/secuplik-bab-dari-novel-mendatang-ranjang-35.php</link>
		<comments>http://djenar.com/secuplik-bab-dari-novel-mendatang-ranjang-35.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 May 2008 12:13:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[RANJANG 3/10/05 11:48:59 AM Tubuh perempuan telanjang yang tergolek di atas ranjang itu memancing kembali gairahnya. Masih ada waktu satu jam lagi sebelum rapat memaksanya pergi. Waktu yang sangat cukup untuk dipakai bercinta dan mandi. Selalu merasa muda ia di samping perempuan itu. Selalu merasa perkasa ia walaupun segumpal daging yang tumbuh di antara selangkangannya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/secuplik-bab-dari-novel-mendatang-ranjang-35.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>171</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MONEY-PULATOR</title>
		<link>http://djenar.com/money-pulator-30.php</link>
		<comments>http://djenar.com/money-pulator-30.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 00:20:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djenar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Esei]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada seorang pun yang tak suka uang. Saya, apalagi. Tapi yang namanya uang, tidak suka orang. Karena itu mustahil mengharapkan uang mengetuk pintu rumah dan langsung lompat ke tangan. Uang tahu kalau ia begitu dibutuhkan. Maunya dicari, tak mau begitu saja datang. Celakanya, walaupun saya suka uang, saya tidak suka mencari uang. Mendengar kata [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/money-pulator-30.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ia Tidak Sedang Sendirian</title>
		<link>http://djenar.com/ia-tidak-sedang-sendirian-20.php</link>
		<comments>http://djenar.com/ia-tidak-sedang-sendirian-20.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 01:16:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[djenar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[PEREMPUAN itu duduk dengan tubuh condong ke meja di depannya. Pandangan matanya mengarah lurus ke depan. Tangan kirinya memegang rokok sementara tangan kanan yang sikunya bertumpu di atas meja berusaha menutupi separuh wajahnya. Mulutnya komat kamit. Sesekali badannya semakin condong ke depan ketika ia sedang tidak komat-kamit, seolah ingin menyimak benar setiap perkataan lawan bicaranya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/ia-tidak-sedang-sendirian-20.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air</title>
		<link>http://djenar.com/air-17.php</link>
		<comments>http://djenar.com/air-17.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 11:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djenar.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Air putih kental itu saya terima di dalam tubuh saya. Mengalir deras sepanjang rongga vagina hingga lengket, liat sudah di indung telur yang tengah terjaga. Menerima. Membuahinya. Ada perubahan di tubuh saya selanjutnya. Rasa mual merajalela. Pun mulai membukit perut saya. Ketika saya ke dokter kandungan untuk memeriksakannya, sudah satu bulan setengah usia janinnya. Akan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://djenar.com/air-17.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

